Anggur Sebenarnya Mengubah Gen Kulit Anda

18

Luka bakar akibat sinar matahari menyebalkan. Namun peneliti menemukan sesuatu yang menarik. Mereka menguji buah yang mungkin bisa membantu.

Itu anggur. 🍇

Bukan sekadar camilan. Intervensi klinis.

Studi

Tim mempublikasikannya di ACS Nutrition Science. Mereka membawa 29 orang. Beri mereka makan bubuk anggur kering beku. Selama dua minggu berturut-turut. Itu setara dengan tiga porsi setiap hari.

Sebelum anggur dimulai, mereka melakukan biopsi kulit. Empat sampel dari setiap orang. Satu tempat tersembunyi dari sinar matahari. Satu titik terkena sinar UV. Mereka melakukannya lagi setelah fase makan. Itu berarti 116 biopsi. Total.

Mereka mengamati aktivitas gen. Penanda kerusakan UV. Profil lemak darah.

Pada pengujian sebelumnya, sekitar 30% relawan menjadi lebih tangguh. Butuh lebih banyak sinar matahari untuk mengubahnya menjadi merah. Tapi 70% lainnya? Tidak ada perubahan yang terlihat. Kulit mereka masih mudah memerah.

Studi baru ini menyoroti kelompok non-responden. Secara khusus, empat orang yang tidak menunjukkan tanda-tanda eksternal peningkatan resistensi terhadap sinar UV.

Apakah mereka tidak mendapatkan apa pun?

Armor Tak Terlihat

Tidak.

Mereka melihat malondialdehid. Atau MDA. Ini adalah produk sampingan buruk dari kerusakan membran sel. Sinar UV mengenai lemak di kulit Anda. Lemaknya terbelah. MDA adalah yang tersisa.

Setelah makan buah anggur, MDA turun. Pada setiap orang. Termasuk empat orang yang tidak menunjukkan peningkatan ketahanan pada uji permukaan.

Kulit mereka melawan kerusakan yang lebih baik. Anda tidak bisa melihatnya.

Jawaban kunonya adalah “antioksidan”. Anggur memiliki flavonoid. Mereka menetralisir radikal bebas. Matematika sederhana.

Para peneliti ini tidak mempercayai matematika sederhana. Mereka pikir ini lebih kompleks. Mereka menduga buah anggur tidak hanya membersihkan kerusakan. Mereka menekan tombol.

Usus Ke Kulit

Bagaimana buah anggur di perut Anda berbicara dengan gen di wajah Anda?

Masuk ke poros usus-kulit.

Senyawa tanaman dari anggur tidak hanya mengapung di usus Anda secara utuh. Mereka memenuhi mikrobioma Anda. Bakteri memecahnya. Ubah mereka menjadi molekul baru. Hal-hal baru ini menyebar melalui darah. Mencapai kulit.

Di sana. Mereka memerintahkan gen untuk aktif.

Penelitian ini menunjukkan perubahan gen pada jaringan kulit. Bukan darah. Belum pernah dilaporkan konsumsi anggur pada sel kulit manusia.

Respon setiap orang berbeda-beda. Variasi individu sangat besar dalam biologi. Tapi ada sebuah pola. Dari keempat penyelaman mendalam, gen yang terkait dengan keratinisasi muncul.

Apa itu keratinisasi?

Ini adalah proses pengerasan lapisan luar kulit Anda. Seperti perisai. Itu membuat air tetap masuk. Patogen keluar. Itu membuat kulit lebih kencang. Lebih elastis.

Perlindungannya bukan hanya tentang menghindari kemerahan. Ini tentang integritas struktural.

Lemak Darah Juga

Ini bukan hanya gen. Itu kimia.

Mereka memeriksa profil lemak darah. Lipid.

Dua jenis meningkat pada setiap orang: fosfatidilserin dan fosfatidil kolin. Lemak ini dikenal karena fungsi penghalangnya. Anti peradangan. Anti penuaan.

Lemak pemberi sinyal sel juga meningkat. Datanya masih berantakan untuk ditafsirkan sepenuhnya. Namun konsistensinya sulit untuk diabaikan. Keempat peserta melihat perubahan lipid yang sama.

Jangan Batalkan Tabir Surya Anda

Sebuah peringatan. Penelitian ini dibiayai oleh California Table Grape Commission. Selain di atas, siapa yang makan tiga porsi anggur setiap hari? Mungkin bukan kamu. Kecuali Anda sangat menyukai kismis.

Dan dengarkan. Makan anggur bukanlah tabir surya.

Ini tidak berarti Anda bisa duduk di pantai selama sepuluh jam sambil mengemil tanpa biji merah dan berharap baik-baik saja.

Perlindungan terhadap sinar matahari adalah suatu keharusan. SPF bukan opsional. Anggur adalah aktor pendukung. Mungkin bagus. Tapi bukan pemimpinnya.

Jadi makanlah buah anggurnya. Untuk usus. Untuk gen. Mungkin. Tapi tetap sediakan SPF. Anda tahu alasannya.

Tahukah kita jika blueberry melakukan hal yang sama? Atau ceri? Mungkin. Namun saat ini tidak ada yang memeriksa gen tersebut. Hanya anggur. 🍒