Makan bagel dengan krim keju menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada bagel dan terbatasnya dampak lemak dari krim keju. Efek ini bukan hanya soal kalori; ini tentang seberapa cepat tubuh Anda memproses makanan.
Beban Karbohidrat
Bagel khas dengan krim keju mengandung sekitar 70 gram karbohidrat, dengan sedikit serat atau protein untuk memperlambat pencernaan. Bagel sendiri memiliki indeks glikemik (GI) yang tinggi yaitu sekitar 72 (skala 0-100), yang berarti menyebabkan kenaikan kadar glukosa darah secara cepat dan signifikan.
Mengapa ini penting: Lonjakan gula darah yang cepat memicu respons insulin yang kuat, yang dapat menyebabkan penurunan energi, nafsu makan, dan seiring waktu, resistensi insulin.
Apakah Krim Keju Membantu?
Menambahkan krim keju sedikit memperlambat pencernaan karena kandungan lemaknya. Namun, jumlah lemak dalam porsi standar terlalu kecil untuk mengimbangi kandungan karbohidrat bagel yang tinggi.
“Anda membutuhkan protein dan serat untuk menumpulkan lonjakan gula darah dari bagel, dan lemak saja tidak akan berhasil.” – Rubin
Cara Makan Bagel Lebih Cerdas
Jika Anda masih menikmati bagel, lakukan perubahan berikut:
- Pasangkan dengan protein: Tambahkan telur, salmon asap, atau daging tanpa lemak ke bagel Anda untuk memperlambat pencernaan.
- Pilih gandum utuh: Bagel gandum utuh memiliki lebih banyak serat, yang membantu mengatur gula darah.
- Batasi ukuran porsi: Bagel yang lebih kecil berarti lebih sedikit karbohidrat dan lonjakan yang lebih lembut.
Bagel bukanlah makanan terlarang, tetapi memahami dampaknya terhadap gula darah membantu Anda membuat pilihan yang mendukung tingkat energi yang stabil.






























