додому Berita dan Artikel Terbaru Pembekuan di Parkinson: Memahami, Mengelola, dan Perawatan di Masa Depan

Pembekuan di Parkinson: Memahami, Mengelola, dan Perawatan di Masa Depan

Freezing of gait (FOG) – gejala khas penyakit Parkinson stadium lanjut – adalah ketidakmampuan yang tiba-tiba dan menyusahkan untuk memulai atau melanjutkan gerakan, seolah-olah kaki Anda terpaku pada lantai. Hal ini mempengaruhi hingga 80% penderita Parkinson stadium akhir, dan dapat mengganggu cara berjalan, gerakan lengan, berbicara, dan bahkan proses berpikir. Meskipun membuat frustrasi, ini bukan sekadar ketidaknyamanan kecil; FOG secara signifikan meningkatkan risiko jatuh dan kecemasan, sehingga berdampak pada kualitas hidup.

Seperti Apa Rasanya Membekukan?

FOG bukanlah perlambatan bertahap; itu terhenti secara tiba-tiba. Episode ini dapat berlangsung dari sepersekian detik hingga lebih dari 30 detik, membuat individu terjebak di tempat, terkadang gemetar atau dengan tubuh bagian atas condong ke depan sementara kaki tetap tidak bergerak. Ketidakpastian adalah kuncinya: FOG terjadi pada saat pengobatan “on” dan “off”, yang berarti pengobatan yang optimal sekalipun tidak menjamin kebebasan dari hal tersebut.

Bagi banyak orang, kepanikan sama melemahkannya dengan kondisi fisik yang membeku. Salah satu anggota dewan pasien menggambarkannya sebagai “seluruh tubuh saya memberontak…Saya tidak dapat bergerak maju, mundur, atau ke arah mana pun.” Ini bukan hanya masalah fisik; itu juga masalah mental, yang menimbulkan rasa takut dan malu. Orang yang dicintai dapat memperburuk masalah dengan mendesak pergerakan ketika hal tersebut tidak memungkinkan, sehingga berpotensi menyebabkan terjatuh.

Mengapa Terjadi Pembekuan?

Otak mengontrol berjalan melalui sinyal yang kompleks, namun Parkinson mengganggu proses ini. Para ahli yakin sinyal-sinyal ini diblokir, sehingga menyebabkan FOG. Pemicunya berbeda-beda pada setiap orang, namun penyebab umum meliputi:

  • Waktu pengobatan : Keterlambatan atau dosis yang terlewat dapat menyebabkan pembekuan.
  • Perubahan lingkungan : Lantai, pintu, dan ruang sempit sering menjadi pemicunya.
  • Faktor psikologis : Kecemasan, kesibukan, atau multitasking memperburuk masalah.
  • Tindakan fisik : Berbalik, naik/turun, atau sekadar mengambil langkah pertama.

Sebuah penelitian besar menemukan bahwa berbalik menjadi pemicu yang paling umum, diikuti oleh pintu keluar masuk dan melakukan banyak tugas. Namun kelelahan, stres, dan gizi buruk juga bisa berperan, seperti yang dibuktikan oleh pengalaman individu.

Pilihan Perawatan: Apa yang Berhasil Saat Ini?

Mengelola FOG memerlukan pendekatan yang dipersonalisasi. Penyedia layanan kesehatan menilai frekuensi dan waktu episode relatif terhadap siklus pengobatan sebelum merekomendasikan solusi.

  • Penyesuaian pengobatan : Meningkatkan obat penambah dopamin seperti karbidopa-levodopa (Sinemet) sering kali merupakan langkah pertama. Alternatif seperti amantadine, droxidopa, atau stimulan juga dapat membantu.
  • Dopamin yang bekerja cepat : Apomorfin, diberikan dalam bentuk suntikan atau film pelarut, memberikan bantuan cepat namun memiliki efek samping.
  • Stimulasi otak dalam (DBS) : Prosedur yang disetujui FDA, DBS menggunakan elektroda yang ditanamkan untuk mengatur sinyal otak, sehingga menjanjikan dalam mengurangi FOG.

Penelitian baru mengeksplorasi pelatihan otak dan teknologi yang dapat dipakai sebagai metode pencegahan di masa depan, meskipun hal ini masih bersifat eksperimental.

Strategi Manajemen Diri

Di luar perawatan klinis, pasien dapat mengambil kendali. Seorang pasien menyarankan untuk berhenti sejenak, berdiri tegak, melihat ke depan, dan mengambil langkah besar untuk memecah kebekuan. Menemukan apa yang berhasil adalah kuncinya, dan menghubungi penyedia layanan kesehatan sangat penting untuk strategi yang dipersonalisasi.

Intinya: KABUT pada Parkinson adalah gejala serius yang menyebabkan imobilitas mendadak. Melalui penyesuaian pengobatan yang disesuaikan, DBS, terapi fisik, dan teknik manajemen mandiri, pasien dapat meminimalkan episode dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Exit mobile version