Penipuan Medis AI: Cara Melindungi Diri Anda Dari Ancaman yang Muncul

10

Kecerdasan buatan dengan cepat mengubah layanan kesehatan, namun kemajuan ini memiliki sisi gelap: penipuan yang semakin canggih yang dirancang untuk mencuri uang, data medis, atau keduanya. Para penipu kini menggunakan video deepfake, suara kloning, dan situs web palsu yang realistis untuk mengelabui orang agar percaya bahwa mereka berinteraksi dengan penyedia layanan kesehatan yang sah. Risiko finansial, medis, dan emosional adalah nyata; korban dapat kehilangan uang, informasi kesehatan sensitif dicuri, atau bahkan menerima perawatan yang berbahaya atau tidak efektif.

Masalah yang Berkembang: Penipuan ini mengikis kepercayaan terhadap platform dan penyedia layanan kesehatan digital, sehingga mempersulit masyarakat untuk mengakses layanan yang sah. Meningkatnya penipuan yang didukung AI menuntut kesadaran dan kehati-hatian segera.

Kenali Bendera Merah

Penipuan AI mengandalkan urgensi, kerahasiaan, dan permintaan informasi sensitif. Deepfake mungkin terlihat meyakinkan, jadi jika ada yang tidak beres, verifikasi sumbernya langsung melalui jalur resmi. Tanda-tanda umum meliputi:

  • Tekanan untuk segera bertindak atau merahasiakan transaksi.
  • Permintaan rincian pribadi, medis, atau pembayaran.
  • Janji pengobatan “ajaib” atau obat bebas resep.
  • Metode pembayaran yang tidak biasa seperti kartu hadiah, mata uang kripto, atau transfer kawat.
  • Video atau suara dengan irama yang tidak wajar atau sedikit distorsi.
  • Kesalahan ejaan atau variasi logo yang tidak kentara.

Lindungi Informasi Anda

Jangan pernah membagikan nomor Jaminan Sosial Anda, rincian asuransi, atau riwayat kesehatan lengkap melalui tautan, pesan, atau pop-up. Penipu meniru portal pasien yang aman untuk mengumpulkan data ini, jadi jika situs atau chatbot meminta informasi sensitif sebelum memverifikasi identitas Anda, segera hentikan dan hubungi penyedia Anda secara langsung. Klinik yang sah tidak akan pernah meminta data pribadi melalui saluran yang tidak aman.

Praktik Pembayaran yang Aman

Hindari transfer kawat, kartu prabayar, atau mata uang kripto untuk pembayaran layanan kesehatan. Metode ini sulit dilacak dan dibalik, sehingga disukai oleh para penipu. Pastikan situs apa pun yang Anda gunakan dienkripsi (cari “https” di URL) untuk mencegah akses tidak sah.

Verifikasi Sumber Medis

Sebelum mempercayai klaim medis apa pun, konfirmasikan sumbernya. Banyak penipuan AI yang meminjam logo, nama, dan kemiripan dengan dokter asli agar terlihat sah. Kunjungi situs web resmi penyedia untuk memverifikasi informasi kontak, alamat, dan lisensi melalui dewan medis negara bagian Anda atau alat DocInfo dari Federasi Dewan Medis Negara.

Waspadai Endorsemen Palsu

AI dapat membuat dukungan palsu yang tampak nyata. Jika Anda melihat dokter atau selebritas mempromosikan suatu produk secara online, konfirmasikan dukungan tersebut pada akun terverifikasi mereka. Bersikaplah skeptis terhadap klaim atas hasil “ajaib” atau perbaikan cepat, yang merupakan ciri-ciri praktik medis AI yang menipu.

Hindari Apotek Daring yang Tidak Terverifikasi

Apotek online palsu menggunakan logo, testimonial, dan lencana “disetujui FDA” yang dibuat oleh AI untuk meniru situs asli. Para penipu mengeksploitasi permintaan obat-obatan seperti Ozempic dan Wegovy dengan membuat toko palsu dan mengkloning suara dokter untuk menjual produk yang sebenarnya tidak ada. Belilah obat hanya dari apotek berlisensi yang terdaftar di dewan apotek negara bagian Anda atau BeSafeRx dari FDA. Hindari situs yang menawarkan obat resep tanpa resep atau menjanjikan diskon besar.

Temukan Platform Telehealth Palsu

Penipu membangun situs web telehealth yang meyakinkan dan hanya ada untuk mengumpulkan data. Pastikan alamat web cocok dengan domain resmi penyedia Anda, dan hindari tautan yang dibagikan melalui media sosial atau email. Periksa ulasan atau peringatan sebelum terlibat.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tertipu

Jika Anda menemukan iklan, chatbot, atau situs telehealth yang mencurigakan, segera hentikan interaksi. Ambil tangkapan layar sebagai bukti. Laporkan penipuan tersebut ke FTC di ReportFraud.ftc.gov dan beri tahu penyedia jika nama atau kemiripannya digunakan. Jika Anda membagikan rincian keuangan, segera hubungi bank Anda. Jika Anda memasukkan informasi pribadi atau asuransi, kunjungi IdentityTheft.gov untuk membuat rencana pemulihan.

Intinya: Penipuan medis yang didukung AI kini semakin canggih. Dekati alat kesehatan AI dengan hati-hati dan selalu verifikasi informasi dengan sumber tepercaya dan dokter Anda untuk melindungi privasi, keuangan, dan kesehatan Anda.


Sumber Editorial:

  • Komisi Perdagangan Federal (FTC)
  • Perusahaan Penjamin Simpanan Federal (FDIC)
  • Badan Pengawas Obat & Makanan AS (FDA)
  • Federasi Dewan Medis Negara (DocInfo)