Diet dan Psoriasis: Bagaimana Pilihan Makanan Mempengaruhi Kesehatan Kulit

19

Psoriasis tidak disebabkan oleh apa yang Anda makan, namun cara Anda makan dapat memengaruhi tingkat keparahan gejala secara signifikan. Meskipun tidak ada satu pun pola makan yang dapat menyembuhkan kondisi ini, menerapkan pola makan anti inflamasi – khususnya pola makan Mediterania – sering kali dapat mengurangi kekambuhan dan meningkatkan efektivitas pengobatan. Memahami hubungan ini sangatlah penting, karena pola makan berdampak pada fungsi sistem kekebalan tubuh dan dapat memperburuk atau meredakan peradangan.

Peran Peradangan

Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang memicu peradangan kulit. Beberapa makanan memperburuk proses ini, sementara makanan lain membantu menekannya. Penelitian menunjukkan bahwa penderita psoriasis mengalami lebih sedikit gejala ketika mengikuti diet anti-inflamasi, seperti pendekatan Mediterania, dan penurunan berat badan selanjutnya dapat mengurangi keparahan gejala.

Namun, pemicu pola makan bersifat sangat pribadi; apa yang mempengaruhi satu orang mungkin tidak mempengaruhi orang lain. Bekerja dengan tim layanan kesehatan untuk menyesuaikan pendekatan sangatlah penting.

Diet Mediterania: Pendekatan yang Terbukti

Diet Mediterania menekankan:

  • Buah dan sayuran: Kaya akan antioksidan dan nutrisi penting.
  • Biji-bijian utuh: Memberikan energi dan serat yang berkelanjutan.
  • Lemak sehat: Dari minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan berlemak (omega-3).
  • Protein tanpa lemak: Memprioritaskan unggas dan ikan dibandingkan daging merah.

Diet ini membatasi makanan inflamasi seperti daging merah, gorengan, minuman manis, dan camilan ultra-olahan. Studi menunjukkan bahwa pasien psoriasis yang mengikuti diet gaya Mediterania mengalami penurunan keparahan penyakit sebesar 75% dibandingkan dengan mereka yang menjalani diet rendah lemak. Kombinasi antioksidan, asam lemak omega-3, dan serat secara efektif melawan stres oksidatif dan menekan jalur pro-inflamasi.

Karena psoriasis sering kali terjadi bersamaan dengan kondisi seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas, efek anti-inflamasi dari diet Mediterania dapat mengatasi masalah kesehatan mendasar ini secara bersamaan.

Diet Vegetarian dan Psoriasis

Meskipun penelitian langsung masih terbatas, pola makan vegetarian – jika direncanakan dengan baik – juga dapat mengurangi keparahan psoriasis. Pola makan nabati yang kaya akan buah-buahan, sayuran, polong-polongan, dan kacang-kacangan mengurangi lemak jenuh dan lemak trans sekaligus menyediakan antioksidan dan omega-3. Menambahkan lebih banyak sayuran ke dalam makanan menghasilkan respons kulit yang baik pada 43% pasien dalam sebuah penelitian baru-baru ini.

Namun, tidak semua pola makan vegetarian sama. Menghindari pengganti daging olahan dan memprioritaskan makanan nabati utuh adalah kuncinya.

Gluten dan Psoriasis: Apa Kata Sains

Orang dengan psoriasis dua kali lebih mungkin terkena penyakit celiac. Jika Anda menderita penyakit celiac, diet bebas gluten secara medis diperlukan untuk mengurangi gejala gastrointestinal dan kulit. Namun, menghilangkan gluten tanpa diagnosis pasti tidak secara otomatis memperbaiki psoriasis; tidak ada bukti kuat yang mendukung hal ini bagi mereka yang tidak memiliki penyakit celiac atau sensitivitas gluten.

Jika Anda mengalami masalah pencernaan atau kekurangan nutrisi yang tidak diketahui penyebabnya, diskusikan tes gluten dengan dokter Anda. Jika makanan tertentu terus-menerus memperburuk gejala Anda, membuat jurnal makanan sangat penting untuk mengidentifikasi pemicu pribadi.

Penurunan Berat Badan sebagai Alat Manajemen Psoriasis

Orang yang kelebihan berat badan dengan psoriasis mungkin mendapat manfaat dari penurunan berat badan. Jaringan lemak melepaskan sitokin pro-inflamasi yang memperburuk gejala dan bahkan dapat menghalangi efektivitas pengobatan. Kehilangan 5–10% berat badan seringkali menghasilkan manfaat yang terukur.

Menggabungkan pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup sangat penting untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan. Pendekatan holistik ini melengkapi pengobatan dan mendukung pengelolaan psoriasis jangka panjang.

Kesimpulan: Pola makan tidak menyebabkan psoriasis, namun memengaruhi tingkat keparahan gejala secara signifikan. Diet Mediterania, bersama dengan pengelolaan berat badan, menawarkan strategi yang terbukti mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan kulit, dan meningkatkan hasil pengobatan. Pendekatan multifaset yang menggabungkan perubahan pola makan dengan intervensi medis memberikan hasil terbaik.