додому Kesehatan Biografi Dokter Bagaimana Seorang Ahli Bakteriologi Perancis membuktikan bahwa kutu menyebarkan penyakit tifus

Bagaimana Seorang Ahli Bakteriologi Perancis membuktikan bahwa kutu menyebarkan penyakit tifus

Charles Jules Henri Nicolle tidak hanya mempelajari bakteri. Dia mengamati bagaimana mereka berpindah dari orang ke orang.

Lahir di Rouen, Perancis pada tahun 1866, Nicollee menjadi salah satu tokoh terpenting dalam dunia kedokteran di awal abad ke-20. Ia meninggal di Tunis pada tahun 1936. Namun warisannya bertumpu pada penemuan penting yang dibuat pada tahun 1909. Ia menunjukkan bahwa kutu dapat menyebarkan penyakit tifus.

Penemuan ini membuatnya mendapatkan Hadiah Nobel dalam bidang Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1928. Cara pengobatan penyakit menular di rumah sakit juga telah berubah.

Informasi kontak Tunisia

Nicollee mendapatkan gelar kedokterannya di Paris pada tahun 1893 dan kembali ke Rouen untuk mengajar dan melakukan penelitian. Pada tahun 1902, dia bekerja di Institut Pasteur di Tunis.

Dia tinggal di sana selama 31 tahun.

Di bawah kepemimpinannya, institut ini menjadi pusat kelas dunia. Mereka memproduksi serum dan vaksin untuk melawan penyakit menular. Namun Nicollee fokus pada satu hal tertentu. Tifus dengan cepat menyebar ke luar tembok rumah sakit. Orang sakit yang memasuki gedung sangat menular. Setelah diakui, mereka berhenti bersikap demikian.

Mengapa perubahannya?

Nicollee meragukan proses penerimaan itu sendiri. Memandikan pasien baru. Pakaian lama mereka diambil. Ketika pakaian ini dilepas, penyebaran penyakit pun terhenti.

Pelakunya pasti ada di baju atau kulitnya.

Berbaring Menunggu

Apa yang ada di pakaianmu? Nicollee mengamati kutu badan (Pediculus humanus humanus ).

Dia menguji hipotesis ini dengan monyet. Hasilnya jelas. Kutu menyebarkan bakteri tifus. Cuci pasien. Ganti pakaianmu. Berhenti menyebarkannya.

Ini bukan sekedar teori. Ini adalah bukti praktis yang menyelamatkan jiwa.

Melampaui Tifus

Nicollee tidak berhenti pada satu penyakit saja. Ia membedakan dua jenis penyakit tifus.

Salah satu bentuknya adalah penyakit yang ditularkan melalui kutu. Penyakit ini ditularkan melalui kutu tubuh. Lainnya adalah murine tifus. Kutu tikus menyebar. Memahami perbedaannya penting untuk pengobatan dan pencegahan.

Karyanya semakin berkembang. Dia memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman rinderpest. Brucellosis. campak. difteri. TBC.

Nicolle menunjukkan bahwa observasi sama efektifnya dengan penelitian laboratorium. Dia melihat sebuah pola. dia mengujinya. dia membuktikannya.

Kutu sering dianggap sebagai gangguan. Nicollee menunjukkan bahwa itu adalah vektor kematian. Dia juga menunjukkan betapa mudahnya menghentikannya.

Exit mobile version